Rabu, 17 Juni 2015

BALANCING

Balancing
Balancing bisa diartikan, menimbang sisi-sisi ban dan pelek untuk mencapai bobot seimbang. Manfaatnya untuk menghindari getaran pada lingkar kemudi saat mobil berjalan, baik pada kecepatan rendah maupun tinggi. Gunanya untuk mengecek putaran atau getaran yang ditimbulkan di setiap putaran roda. Berat semua pelek harus sama, jika tak sama bisa menimbulkan getaran pada kemudi. Teknisnya adalah sebagai berikut :

Gaya Sentrifugal
Kenapa beratnya harus seimbang? Karena pada saat ban berputar, akan terjadi gaya sentrifugal yang merata. Namun bila ada salah satu roda yang titik beratnya berbeda, maka gaya sentrifugal akan cenderung ke arah titik yang lebih berat. Sehingga akan menimbulkan getaran yang pada akhirnya membuat tidak nyaman. Selain itu akan memperpendek usia komponen suspensi seperti ball joint, sokbreker, tie rod dan bushing-bushing akibat adanya getaran tersebut.



Macam-macam pengertian balance roda
a.       Balance statis.
Roda yang dalam kondisi tidak  balance statis apabila   pada roda tersebut terdapat titik yang bagian itu menjadi terlalu berat atau terlalu ringan. Spot masa pada ban akan menjadikan ban bergulir/ berputar secara tidak merata. Kondisi ini  megakibatkan saat roda  berputar juga timbul gerakan naik-turun pada porosnya.

b.      Balance dinamis
Balance dinamis terjadi ketika ada beban yang tidak merata pada satu atau kedua sisi tengah lateral ban dan pelek, sehingga menghasilkan  goyangan sisi ke sisi ban, dengan kata lain roda meliuk atau berputar sambil oleng, hall ini yang menyebabkan steer menjadi shimmy. 

        Ketidakseimbangan statis menciptakan hop atau getaran   vertikal. Ketidakseimbangan dinamis menciptakan gerakan sisi   ke sisi atau bergoyang-goyang. Umumnya roda memiliki kedua jenis ketidakseimbangan, dan memerlukan keseimbangan dinamis ( biasanya disebut sebagai balancing spin / mesin balancing) untuk menciptakan pemerataan berat. Sistem balancing mengarahkan teknisi untuk menempatkan bobot counter pada permukaan luar pelek untuk mengimbangi ketidakseimbangan. Pada pekerjaan balancing diupayakan  distribusi berat menjadi  hampir sempurna. Apabila roda ( pelek dan ban) sudah seimbang (balance) roda menjadi  tidak bergetar.. Ban akan berputar halus dan  imbang dan tenang pada porosnya.
Gejala mobil memerlukan balancing adalah:

Getaran pada roda kemudi pada kecepatan tertentu
Getaran pada lantai mobil atau kursi mobil pada kecepatan tertentu
Roda yang aus terpotong-potong
Apabila getarannya sangat kuat pada roda kemudi maka masalah ada pada roda depan
Apabila getaran terjadi pada kursi maka masalah ada di roda belakang.

Kapan Harus Melaksanakan Balancing.
Roda yang tidak balance (seimbang berat tiap sisinya) akan menyebabkan roda bergetar pada kecepatan tertentu. Kurang seimbang 1 ons saja pada roda depan akan membuat getaran yang cukup mengganggu pada kecepatan 100 km/h.
Untuk melakukan balancing pada roda, teknisi akan menempatkan timah yang berperekat ke sisi dalam velg mobil sesuai dengan kebutuhannya. Banyak orang yang terkejut akan efek dari balancing karena mobil sudah tidak bergetar lagi.
Beberapa ban berkualitas tinggi akan mempertahankan kondisi balance mereka cukup lama dan akan kehilangan balance nya secara gradual. Apabila anda mulai merasakan getaran yang tiba-tiba terjadi padahal kemarin belum ada, maka ini adalah gejala timah yang mungkin lepas. Apabila getaran nya sangat kuat pada roda kemudi maka masalah ada pada roda depan anda. Apabila getaran terjadi pada kursi anda maka masalah ada di roda belakang anda.

Mengapa roda kendaraan perlu dibalance.
Roda adalah salah komponen kendaraan yang menopang berat kendaraan. 2Roda sendiri terdiri dari ban dan pelek. Ban berputar mengikuti perubahan arah gerak kendaraan mengikuti putaran roda kemudi. Selain itu ban juga berfungsi meredam getaran dari jalan. Keausan ban sangat dipengaruhi oleh fungsi dari suspensi, steering dan penyetelan front wheel alignment. Sehingga ban dan pelek menjadi komponen yang mempunyai fungsi vital dalam kendaraan.
Kondisi roda juga sangat mempengaruhi kenyamanan dan keamanan dalam berkendara. Ban dan pelek akan mengalami perubahan kualitas dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan medan dan cara penggunaan kendaraanSaat roda berputar, terjadi gaya sentrifugal pada tiap bagian roda. Jika pada roda yang berputar masanya tidak merata, misalnya terdapat bagian spot atau titik yang berat, bagian tersebut akan akan tertarik dengan arah gaya luar dari radius roda. Gaya ini semakin kuat ketika roda berputar semakin cepat. Akibatnya roda menjadi tidak seimbang (unbalance). Roda juga mendapatkan distribusi gaya sentrifugal yang tidak merata. Gaya sentrifugal yang lebih besar pada salah satu titik roda, akan menarik dengan gaya yang kuat saat ban berputar.  Hal ini bisa mengakibatkan roda mobil bergerak ke atas dan ke bawah atau dari sisi satu ke sisi yang lainnya (oblak). Jika getaran tidak mampu diredam oleh sistim suspensi mobil,pengendara akan merasakan goncangan atau getaran akibat roda yang tidak balance.


Gambar4. Ilustrasi  sebaran bobot / masa pada roda  yang  beputar
Sebagian pendapat menyatakan  bahwa balancing roda-roda mobil tidak sebegitu dipentingkan. Mempertimbangkan trend dan issu industry, bahwa  bodi mobil sekarang pada umumnya dibuat lebih ringan dan terus dibuat semakin ringan dibandingkan dengan  generasi mobil sebelumnya, maka efek getaran yang ditimbulkan bobot komponen mobil sekitar suspensi  dan dibawah suspensi termasuk roda menjadi semakin dominan. Roda kendaraan yang tidak balance sedikit saja akan memberikan akibat yang semakin besar
Beberapa faktanya adalah, bobot mobil generasi terdahulu yang berat membantu menghasilkan peredaman yang baik pada sistem suspensi selama berkendara, sehingga   penumpang tidak terlalu merasakan datangnya getaran yang berarti. Dalam kasus ini fungsi peredaman getaran menjadi optimum sehingga mobil dinaikinya terkesan lebih lembut. 
Pertimbangan yang lain adalah teknologi ban. Penggunaan ban mobil saat ini  trend umumnya menggunakan ban profil rendah. Ban dengan profil yang lebih rendah memiliki karakter lebih responsif ( memberikan umpan balik kondisi  jalan dan respon pengemudian yang lebih baik kepada sopir ). Jika roda ada yang tidak balance sedikit (missal : setengah ons)saja akan mengakibatkan getaran yang cukup terasa pada sebagian besar kendaraan modern. Bobot ini jauh lebih kecil daripada rata-rata sepuluh tahun yang lalu. Bagi mobil yang menggunakan pelek berukuran besar dan profil  ban yang rendah, balancing roda-roda mau tidak mau menjadi suatu keharusan.

Manfaat menjaga kondisi roda mobil / kendaraan tetap balance.

Sebagai missal, diasumsikan sebuah ban yang dibeli dari toko telah terdorong dan menggelinding sejauh 7000 km. Selama perjalanan, membelok ke kiri dan kanan, mengenai gundukan dan lubang. Tidak bisa dielakkan bahwa ban mobil akan melewati berbagai kondisi permukaan jalan selama perjalanan, hal tersebut sangat mungkin mengakibatkan keausan ban menjadi tidak merata. Selama dikendarai mobil mengalami berbagai goncangan dan hentakan di perjalanan mengakibatkan data spooring mobil berubah, hal ini juga merupakan faktor yang menambah kemungkinan terjadinya keausan ban menjadi tidak merata. Getaran pada ban yang tidak balance juga menghasilkan panas pada ban karena ban seperti tergesek kekanan dan kekiri pada permukaan jalan. Hal ini turut andil dalam mempercepat keausan ban. Jadi disamping melakukan rotasi ban mobil dengan benar sesuai petunjuk pabrikan, maka roda juga musti dibalance, walaupun mobil tidak ada keluhan pada steer / pengemudian.   Pertimbangannya adalah bahwa getaran pada ban selalu ada dan berubah kondisinya. Jadi setiap periode pemakaian tertentu misalnya 8 bulan sekali atau sekitar 60.000 s/d 80.000 km sekali atau sesuai petunuk pemeliharaan ban musti dibalance. Juga pada saat ganti ban baru.
Roda-roda mobil yang tidak balance biasanya akan menghasilkan getaran ketika mobil melaju pada kecepatan tertentu. Hal.ini mengurangi kenyamanan dalam mengemudi, mempercepat keausan dan mempersingkat  umur pemakaian komponen   suspensi, komponnen sistem kemudi mobil dan ban.
Tanda pertama bahwa roda mobil  mungkin tidak tidak balance adalah ketika roda kemudi mobil mulai goyah pada kecepatan tertentu. Banyang  tidak balance  mennimbulkan getaran dan kebisingan. Ketika mengemudi dengan roda yang tidak balance, secara harfiah roda akan bergoyang-goyang dan memantul selama perjalanan dengan kata lain tidak berputar dengan lancar dan mulus.. Hal ini dapat merugikan control kemudi. Mobil-mobil generasi baru mengaplikasikan sistem suspensi yang ringan, oleh  karena itu dia lebih sensitif terhadap ketidakseimbangan / getaran apabila dibandingkan dengan mobil lama. Keausan yang terjadi pada permukaan telapak ban selama dipakai berkendara menjadikan balance roda berubah.


Untuk gambaran jika setiapmobil melaju pada kecepatan antara  60 km/jam - 80 km/jam setir mobil terasa bergetar, getaran hilang / tidak terjadi saat mobil berjalan lebih lambat atau lebih kencang  (saat mobil kecepatan dibawah 60 km/jam dan kecepatan diatas 80 km/jam getaran pada setir tidak terjadi). Kondisi ini dimungkinkan salah satu factor penyebabnya adalah roda yang tidak balance.  Stir mobil bergoyang kiri-kanan sendiri ketika melaju pada kecepatan tertentu distilahkan  “shimmy”.
Roda-roda mobil yang balance memungkinkan ban selalu menapak pada permukaan jalan dengan konstan.  Di jalan, roda yang tidak balance dapat mengangkat ban dari kontak dengan jalan dan menciptakan getaran pada steer, serta menimbulkan tambahan permasalahan  pada sistem kemudi dan rem. Kerusakan suspensi, bearing roda dan komponen kemudi dapat terjadi jika balance roda diabaikan. Roda mobil yang kondisi balance-nya benar membantu untuk  menghindari keausan prematur ban,  memperpanjang umur pakai komponen sistem suspensi serta ikut andil menurunkan konsumsi bahan bakar.
Pelaksanaan pekerjaan balance roda.
Roda dibalance pada mesin balancing. Mesin akan memutarkan roda2 secara otomatis dan menghitung berapa besarnya bobot yang dibutuhkan dan lokasi atau posisi penempelan bobot penyeimbangnya pada roda tersebut. 


            Jadi balancing roda bertujuan agar  dalam berkendara lebih nyaman dan pengemudi tidak mengalami kelelahan. Roda dan ban harus balance (seimbang) sehingga tidak terjadi getaran. Balancing roda sama penting baik bagi roda-roda mobil depan dan belakang. Sebagai hasil dari balancing roda,  pengendara/pengemudi mobil ssemestinya merasakan pemudian yang lebih halus  getaran yang minimum.
Timah Balanced
Pada proses balancing, untuk memperoleh berat seimbang dipergunakan timah khusus yang ditempelkan pada velg untuk menambah berat yang kurang (supaya seimbang). Beratnya berbeda-beda, tidak bisa ditentukan berapa banyak timah yang diperlukan untuk menyeimbangkan satu velg, baik sisi kiri maupun sisi kanan.
Timah balance ini terbagi 3 model. Pertama, timah balance model tempel, khusus dipasang pada pelek racing. Kedua, timah balance getok khusus pelek standar bawaan pabrik dan timah balance getok khusus pelek berbahan besi. Meskipun timah balance tempel bisa dipasang pada semua velg, tapi dianjurkan jangan dilakukan. Karena akan mempengaruhi tingkat akurasinya. Sebaiknya pakai timah yang sesuai dengan tipe velg.


Mengapa setelah roda-roda dibalance getaran mobil tetap ada.
Sumber-sumber getaran pada mobil sering juga terjadi walaupun semua roda sudah dibalance dengan baik getaran pada kendaraan tetap saja masih muncul atau terjadi.  Berikut adalah beberapa kondisi lainnya yang bias menjadi penyebab timbulnya getaran tersebut :
·         Ban atau pelek yang oleng berlebihan ketika berputar
·         Kesalahan atau ketidak tepatan pemasangan roda-roda pada poros
·         Kelenturan dinding ban yang tidak konsisten
·         Terdapat kerusakan pada komponen sistem rem
·         Keausan dan atau kerusakan pada komponen pendukung  pemindah       tenaga dan mesin
·         Keausan dan atau kerusakan pada komponen suspense
·         Kerusakan dan atau keausan pada bearing roda
·         Data spooring kendaraan yang tidak tepat
Diperlukan pekerjaan pengecekan lanjutan jika pekerjaan balancing roda tidak / belum mengatasi masalah getaran pada mobil. Misalnya dicek spooringnya, komponen2 sistem suspensinya dan bearing kendaraan.
Mem-balance ban dan pelek roda High performance
a.       Ketepatan tanda pemasangan ban dan  pelek.
Ban dan pelek  performa tinggi saat ini dibuat dengan fitur yang memudahkan pemasangan tepat. Pada ban dan pelek   terdapat tanda untuk mengidentifikasi tempat pemasangan yang tepat guna meminimumkan gejala radial run-out spot. Dengan mencocokkan tanda pemasangan pada pelek dan ban akan memnimalkan kebutuhan bobot balance yang akan dipasang. Tanda ini berupa bulatan dengan warna pada bagian dinding ban dekat pelek dipasang Tanda biasanya berupa bulatan kecil warna kuning, biru atau merah. Tanda tersebut diposisikan dekat cop pentil pada saat pemasangan ban kepada peleknya.



b. Variasi kekuatan pikul dinding ban
Pada suatu produksi masal ban tidak menutup kemungkinan terjadi variasi atau inkonsistensi pada kekuatan pikul / kekakuan bagian dinding ban yang akan memberikan masalah pada pengendaraan (menciptakan apa yang disebut gaya varians).Mesin balancing generasi baru dapat mendeteksi gejala ini dan sekaligus menganalisa kebutuhan dan posisi peletakan bobot balance yang tepat dalam upaya untuk menghilangkan gejala tersebut diatas. Jikaroda tidak bias dibalancing dengan tepat dapat direkomendasikan untuk penggantian ban atau peleknya.

c. Penempatan dan pemasangan bobot balance yang tepat. 
Beberapa model / desain pelek saat ini memerlukan tambahan perhatian, terutama untuk tempat memasangkan bobot balance sehubungan pertimbangan estetika dan hasil balancing yang tepat.
Pemasangan bobot balance pada pelek standar dilakukan dengan bobot klip-on   saja seperti pada gambar.  Cara ini dilakukan juga pada pelek baja/bawaan mobil. Berbagai variasi dan bentuk dan ukuran bobot dipilih menyesuaikan dengan kebutuhan dan jenis atau bentuk peleknya.



Pemasangan bobot campuran yaitu bobot  klip-on dan bobot tempel ditempatkan sedemikian rupa yang temple dibalik jari-jari pelek .



Penggunaan bobot perekat biasanya disediakan untuk krom atau roda lainnya dengan finishing halus. Pesawat keseimbangan mempertahankan bobot balik wajah roda.Suatu cara pempatan balance yang khusus yaitu dibalik rim pelek bagian tengah dalam upaya memperoleh kondisi roda yang balance.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BALANCING

Balancing Balancing bisa diartikan, menimbang sisi-sisi ban dan pelek untuk mencapai bobot seimbang. Manfaatnya untuk menghindari getaran...